Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2024

Tuhan Maha Adil

 Sering kali kita mendengar kalimat ini bukan? Namun apakah kita pernah berpikir lebih dalam dan lebih dalam lagi tentang kalimat ini? Ke siapa Tuhan itu adil? Ke manusia saja? Ke orang-orang yang dekat dan patuh kepada-Nya saja? Atau mungkin juga hanya ke agama tertentu yang menurut kalian paling benar saja? Atau bagaimana? Tuhan.. sosok Maha Adil Adil bagi seluruh ciptaan-Nya Ciptaan yang begitu luas tak terbayang manusia, terlalu banyak terlalu luas Kita manusia ini hanya sebagian sangat kecil dari ciptaan-Nya Cerita adil, tentu cerita rezeki. Sering kali kita lupa, Tuhan tidak pernah menciptakan uang, manusia yang buat. Jadi jangan minta uang ke Tuhan, gak punya karena yang keluarin rupiah Bank Indonesia Mintalah rezeki, karena Tuhan tidak pernah meminta kita mengejar kesuksesan Dia minta kita setia dan mencintai seluruh ciptaan-Nya. Dan jangan lupa, Dia juga yang mengizinkan iblis menjalankan tugasnya Membuat manusia lupa dan serakah dengan kenikmatan dunia, uang. Semakin zama...

Arti Hidup Paling Minimalis

Hidup yang hidup itu .. terpenting berdaya Bisa berkarya berupaya untuk sesama Bukan besar kecil hasil apalagi untuk sendiri Jika kamu tidak abadi, ilmu yang kamu bagikan bisa Tak berilmu pun bisa bermanfaat Bahagiakan keluargamu, sekitarmu.. sekemampuanmu Jangan sia-siakan waktu.. Karena tidak bisa kembali Paling tidak untuk orang yang kamu sayangi Siapa pun itu -

Bukankah Lebih Baik Jika Kita Menerima Saja?

Ketika manusia dengan pengetahuannya akan Tuhan Mencoba menterjemahkan dosa dan kedagingan Maka bingunglah dia... Serba salah dan tidak pasti Walau sudah tertulis bahwa yang benar adalah benar, Sedangkan yang salah adalah salah..  namun masih mencoba menafsirkan sendiri-sendiri Jadi.. Tidakkah kita lebih baik bodoh dan ikhlas saja dengan hidup ini?

Untuk Kita - Para Suami / Ayah / Tulang Punggung Keluarga

Untuk kalian para suami, ayah, tulang punggung keluarga Aku berdoa, semoga kalian tetap kuat Tetap semangat dan tidak menyerah   Buat kalian, laki-laki yang berjuang memikirkan ayah, ibu, istri, Anak, keponakan, mertua, tante, dan orang lain Aku doakan, kalian diberkati, diberikan ketenangan jiwa Karena sudah berusaha, sudah bekerja, sebisa kalian   Karena kita, yang normal dan biasa saja ini Memang mesti berjuang, memang mesti mati-matian Karena kita dianugrahkan kekuatan yang tiada habis Untuk bersyukur, untuk merasa capek, untuk bisa istirahat Dengan tenang dan damai.. tanpa rasa bersalah tanpa rasa khawatir   Untuk kalian, para pejuang kebahagiaan keluarga Aku berdoa untuk kita semua, Tuhan tidak tidur. Amin.