Polikitik Kitik Kitik

Polikitik oh polikitik

Polikitik di Indonesia khususnya ibukota selalu saja bisa membuat saya tertawa sendiri, menertawakan diri sendiri, menertawakan orang lain dan ngetawain negarawan atau artis yang merasa negarawan atau juga negarawan yang merasa artis dan sejenisnyalah.. hahahaha...

Apakah kalian juga sama?

Bukankah politik itu memang berbicara kepentingan kelompok? Lalu kenapa semua mengaku ini bukan bicara kepentingan kelompok tertentu bahkan banyak yang seolah-olah pahlawan rakyat (rakyat yang mana ya?)

Ada lagi yang jelas-jelas mengusung agama tertentu tapi bicara kami ini poli-tikus yang membela seluruh umat beragama (yaa yang seagama kan?) Geli gak sih.. kalau sudah mengusung agama tertentu atau golongan tertentu, sudahlah...konsisten saja dengan pilihan itu...kita-kita juga tahu kalau intinya anda mau jadi negarawan yang bisa mencicipi uang negara..

Nah yang paling unik sebenarnya dari semua ini ... ada boneka politik yang memang ga punya skill, gak punya kapasitas bahkan gak punya kelebihan apa - apa selain menjadi pion untuk menjalankan rencana-rencana busuk para konglomerat atau keluarga-keluarga penguasa sebelumnya... dan sekalinya dia ngomong..udah dah.. gak ada dasarnya, ga ada datanya, ga ada logikanya... tapiiii jangan salah tetap ada yang dukung lho.. bisa menduduki jabatan tinggi pula dinegara ini.

Nah mau sampai kapan yang seperti ini terjadi? saya, anda dan orang disekitar anda yang menentukan..pilih baik atau benar... sulit bukan? ya tapi harus tetap milih.. baik... atau benar... yang anda pilih

Monggo dijawab kalau anda membaca artikel ini :)


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Daily Quote

Untuk Kita - Para Suami / Ayah / Tulang Punggung Keluarga